Ketika Lisan Tidak Terjaga
Alhamdulillah dikesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit perlunya diri menjaga lisan. Lisan itu diibaratkan seperti sebilah pisau, jika kita tidak menempatkan sesuai tempatnya, pisau tersebut akan melukai seseorang. Seperti itu juga, ketika lisan kita tidak terjaga, maka ada hati yang tersakiti. Luka hati itu lebih sulit disembuhkan, jika sudah tergores, goresan luka akan tetap membekas. Karena itu perlunya kehati-hatian dalam berucap.
Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari bersabda bahwa, keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan. Penting untuk menjaga lisan. Sebab lisan diibaratkan pisau yang apabila salah menggunakannya akan melukai banyak orang.
Hadits Rasulullah SAW tersebut juga sebagai pengingat saya, berkali kali saya pun juga sebelum berucap untuk selalu berpikir, apakah yang akan saya ucapkan nanti melukai hati seseorang atau tidak. Banyak peristiwa disekitar kita yang mana karena lisannya tergelincir maka ada saja hati yang terluka. Disitulah perlunya kehati-hatian dalam menjaga lisan. Lisan itu tajam, dan jika kita asal berucap bisa saja menggores hati seseorang. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan mungkin terdapat kekeliruan dalam tulisan ini, mohon dimaafkan dan jika berkenan boleh memberikan kritik serta saran dalam tulisan ini. Sekian terima kasih.




