Senin, 13 Mei 2019

Tolak Ukur Keberhasilan

Mei 13, 2019 0 Comments

Berbicara terkait mengenai "keberhasilan" masing-masing individu memiliki pandangan satu sama lain yang tak sama. Ada yang berpendapat bahwa dikatakan berhasil itu ketika telah memperoleh apa yang selama ini diimpi-impikan. Tetapi ada pula yang berpendapat bahwa dikatakan berhasil jika telah memiliki kedudukan atau jabatan yang tinggi, ada pula yang berpendapat bahwa berhasil itu ketika telah mencapai sesuatu dalam puncak karir. Ada pula yang berpendapat bahwa berhasil ketika telah menejadi seorang ASN, Menteri, Presiden dan lainnya. Tentunya setiap individu memiliki pandangan yang berbeda-beda dan itu adalah hak setiap individu dalam memberikan pendapat. Begitu pula dengan saya memiliki pendapat yang tak sama. Menurut saya tolak ukur keberhasilan adalah ketika kita dapat memberikan kebermanfaatan kita untuk orang lain dan sekitarnya sebagaimana kita memaknai sebuah kehidupan sesungguhnya. Seperti yang kita ketahui bahwa roda kehidupan akan selalu terus berputar. Bila hari ini kita berada di posisi atas, maka tidak ada yang dapat menjamin sebuah kehidupan. Bisa Pula ketika hari ini posisi kita berada dibawah, tapi tidak ada yang tahu untuk kedepannya. Karena itu Pemegang Kunci Kehidupan ada pada Sang Kuasa. Sebagaimana kita ketahui keinginan manusia tidak ada batasnya. Ketika telah diberikan sebuah kenikmatan, ada yang dapat mensyukurinya ada pula yang tidak dapat mensyukurinya karena merasakan selalu kurang. Tetapi tanpa kita sadari itu semua adalah sebuah takdir. Sebagai insan yang memiliki iman tidak sepatutnya menghakimi bahwa masa depan mereka akan seperti ini dan itu, padahal manusia tidak dapat menjamin akan masa depan seseorang. Berpikirlah secara bijak agar pikiran tidak terkungkung dalam pemikiran yang tak terbuka. Sekian sedikit coretan catatan pendek ini.