Kamis, 17 Desember 2020

Catatan Harian Seorang Afni di Penghujung Akhir Tahun 2020

Desember 17, 2020 0 Comments

 Beberapa rentetan kejadian yang telah dilalui telah mengajarkan diri akan banyak hal. Tentang kesabaran, keikhlasan, menerima dengan lapang dan hal lainnya. Kini telah disadarkan bahwa setiap individu memiliki zona waktunya masing-masing. Ada yang diberikan waktu senangnya saat ini, ada yang diberikan nanti dan ada juga yang digantikan dengan yang lebih baik karena semua sudah berjalan sesuai dengan kehendak Ilahi Rabbi. Menikmati perjalanan hidup mengajarkan kita tuk selalu bersyukur atas proses yang diberikan-Nya. Tak usah sukarkan diri tuk menjadi seperti orang lain. Tetaplah jadi diri sendiri. Cintai dirimu terlebih dahulu. Kenali dan pahami dirimu sendiri. Perihal rejeki, jodoh dan maut sudah diatur oleh Sang Ilahi Rabbi. Kita sejatinya cukup meyakini bahwa apa yang Allah beri adalah yang terbaik. Apa yang baik menurut kita belum tentu baik dimata Allah. Tetapi apa yang Allah beri sudah pasti yang terbaik bagi hamba-Nya. Wahai diri tak usah memandang atau membandingkan proses diri dengan orang lain. Karena proses mu dengan orang lain tak akan pernah sama. Semua sudah memiliki zona sendiri. Kini teruslah perbaiki diri agar didekatkan dengannya yang juga sedang perbaiki diri. Tetap semangat dan berhusnudzhan pada-Nya yang tak pernah membuat kecewa hamba-Nya. 

Sembunyikan rahasia hatimu dengan aman, maka cinta sejati akan mencarimu dengan iman -Bunda @tattyelmir

Kamis, 27 Agustus 2020

Hidup Ini Penuh dengan Ketidakpastian

Agustus 27, 2020 0 Comments
  • Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Berisi dengan teka-teki yang sulit tuk dipecahkan. Karena tidak ada yang tahu akan masa depan seseorang. Perlunya goals (tujuan) hidup sebagai arah kemana perjalanan hidup kita habiskan. Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Tak ada yang tau esok hari masih bernafas atau tidak. 
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Hari ini di atas, tapi tiada yang tau esok apakah juga masih di atas (?) ataukah sebaliknya (?) alangkah baiknya tetaplah menjadi jiwa yang tetap menunduk dan tak jumawa.
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Mengandung banyak pelajaran dari lika-liku perjalanan. Entah manis semanis madu atau pahit sepahit buah mengkudu.
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. hari ini senan tetapi tidak ada yang tau semenit kemudian apakah tetap senang atau berubah menjadi tangis sesegupan.
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Hari ini kita melupakan orang lain, namun apakah kita sadar bahwa bisa saja di persimpangan kehidupan kita justru membutuhkan bantuan orang yang sudah kita lupakan.
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Ada yang berjanji dengan mudahnya menyebut nama ALLAH tapi dengan mudahnya luntur dan khianati janji yang telah terucap begitu saja. Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. hari ini diremehkan orang lain namun bisa saja kedepannya orang yang meremehkan datang memuji tiada henti atas keberhasilan orang yang telah diremehkan di masa lalu. 
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. Hari ini kita disakiti oleh orang lain. Tetapi tetaplah berlaku baik kepada orang yang telah berlaku keji kepada kita. Semesta tidak tidur. Semua ada balasannya. Baik akan mendapat balasan kebaikan dan sebaliknya. 
  •  Hidup ini penuh dengan ketidakpastian. bisa saja orang yang kita bangga-banggakan justru menjadi orang yang paling kita benci dikemudian hari. Maka bersikap wajarlah atas segala hal.

Senin, 01 Juni 2020

Perbandingan Pendidikan di Indonesia dan Jepang

Juni 01, 2020 0 Comments

Berbicara mengenai pendidikan sama halnya berbicara mengenai sumber daya manusia. Karena untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas diawali dengan pendidikan. Setiap jiwa berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Dalam kesempatan kali ini penulis ingin menyoroti mengenai pendidikan yang ada di Indonesia dan Jepang. 
🔥Indonesia
1. Sistem Pendidikan/ Kurikulum
a. Jenjang Pendidikan
⏩ Wajib belajar, Wajib belajar sembilan tahun pendidikan dasar dan menengah  dimulai ketika anak berusia 7 tahun hingga 16 tahun.
⏩Pra-pendidikan, Pra-pendidikan dasar atau dinamakan dengan pendidikan usia dini diselenggarakan bagi anak sejak lahir sampai dengan enam tahun dan bukan merupakan prasyarat untuk mengikuti pendidikan dasar.
⏩Pendidikan Dasar, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) ditempuh selama 6(enam) tahun yaitu pada usia 7 - 12 tahun, sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditempuh selama 3(tiga) tahun yaitu pada usia 13 - 15 tahun.
⏩ Pendidikan menengah, untuk jenjang Sekolah Menengah Atas(SMA) ditempuh selama 3 (tiga) tahun yaitu usia 16 - 18 tahun. Sekolah ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi sedangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditempuh selama 3(tiga) tahun 16 -18 tahun dengan bidang keahlian diantaranya Teknik, Bisnis dan Manajemen, Pariwisata, Tata Boga, Tata Busana, Agribisnis, Seni Rupa, Perkapalan, Teknologi Informasi dan Komunikasi, dan lain-lain. Sekolah ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin melanjutkan ke dunia kerja.
⏩ Pendidikan Tinggi, Pendidikan tinggi terdiri dari
  1.Pendidikan akademik yang memiliki fokus dalam penguasaan ilmu pengetahuan.
Jenjang:
a. Sarjana (S1) selama 4 tahun.
b. Program Profesi, Magister (S2) selama 2 tahun.
c.  Program Spesialis (SP) dan Program Doktoral (S3) selama 3 tahun.
2. Pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada persiapan lulusan untuk mengaplikasikan keahliannya. Jenjang : Diploma I, II, II dan IV
b. Anggaran Pendidikan
⏩ Pembiayaan pendidikan, Adanya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, sumbangan pembiayaan pendidikan (SPP), pembelian buku teks pelajaran, biaya ulangan harian dan ujian, serta biaya perawatan operasional sekolah sehingga adanya pembebasan biaya pendidikan dari jenjang SD sampai SMP. 
2. Proses Pembelajaran
⏩ Metode Pembelajaran, Menggunakan metode saintifik (Mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, mengomunikasikan). 
⏩ Peran guru, yakni sebagai fasilitator.
⏩ Mata Pelajaran wajib,
  1. Jenjang SD, Matematika,  Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Kesenian. IPA dan IPS menjadi tematik  di pelajaran-pelajaran lainnya. 
 2. Jenjang SMP,  Pendidikan Agama, Pancasila & Kewarganegaraan, Bahasa        Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Seni Budaya (muatan lokal), Pendidikan Jasmani dan Kesehatan,  Prakarya.
 3. Jenjang SMA, Mata Pelajaran Wajib (Klmpk A)
1. Pendidikan Agama
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3. Matematika
4. Sejarah Indonesia
5. Bahasa Indonesia
6. Bahasa Inggris
Mata Pelajaran Wajib (Klmpk B)
1. Seni Budaya
2. Prakarya
3. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Mata Pelajaran Pilihan (Kelompok C) atau Peminatan Akademik
A. Peminatan Matematika dan Sains
1. Biologi
2. Fisika
3. Kimia
4. Matematika
B. Peminatan Sosial
1. Geografi
2. Sejarah
3. Sosiologi dan Anthropologi
4. Ekonomi
C. Peminatan Bahasa
1. Bahasa dan Sastra Indonesia
2. Bahasa dan Sastra Inggris
3. Bahasa dan Sastra Arab
    4. Bahasa dan Sastra Mandarin
3. Evaluasi Pendidikan 
⏩ UANAdanya Ujian Akhir Nasional yang digunakan untuk menentukan kelulusan siswa SD, SMP, dan SMA. Tetapi bukan menjadi acuan satu – satunya untuk menentukan kelulusan. Kelulusan juga ditentukan oleh nilai ujian akhir sekolah dan nilai rapor. Namun, untuk diketahui bersama pada tahun 2020 UAN ditiadakan karena virus covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia. 
⏩ Ujian masuk universitas, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi :
Untuk perguruan tinggi negeri (1).  SBMPTN melalui jalur undangan dan jalur tertulis. (2) Seleksi Mandiri dari universitas yang bersangkutan. Untuk perguruan tinggi swasta menggunakan Seleksi Mandiri dari universitas yang bersangkutan.
⏩ Rangking, Adanya sistem peringkat didalam kelas maupun di sekolah, sehingga menciptakan adanya sekolah terbaik, siswa terbaik, dan sebagainya. 
⏩ Sistem kenaikan kelas, Ujian kenaikan kelas yang dilakukan setiap tahun pada setiap jenjang pendidikan.
⏩ Sistem Penilaian, Sistem penilaian menggunakan penilaian dengan acuan KKM. KKM merupakan batas kriteria ketuntasan minimal yang harus dicapai siswa untuk dapat dikategorikan lulus. Apabila terdapat siswa yang belum memenuhi KKM, dilakukan pembelajaran remidial.
🔥Jepang
1. Sistem Pendidikan/ Kurikulum
a. Jenjang Pendidikan
Wajib Belajar, Wajib belajar sembilan tahun pendidikan dasar dan menengah berlaku untuk penduduk berusia 6 tahun hingga 15 tahun. 
⏩Pra Pendidikan, Pendidikan anak usia dini memang tidak termasuk dalam pendidikan yang diwajibkan, namun pemerintah menyediakan sekolah TK atau yg disebut dengan Youchien. Selain itu juga ada Hoikuen (day care). Perbedaan antara Youchien dan Hoikuen hanya terletak pada jam belajarnya. Youchien hanya dari pukul 8;50-13:30, sedangkan Hoikuen dimulai sejak pukul 07:00-19:00. Hoikuen diperuntukkan untuk anak-anak yang orang tuanya bekerja dan tidak ada yang bisa menjaganya. Oleh karena itu, salah satu syarat mendaftarkan ke sekolah ini adalah surat keterangan bahwa kedua orang tua bekerja.
⏩Pendidikan Dasar, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) ditempuh selama 6(enam) tahun yaitu pada usia 7 - 12 tahun, sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditempuh selama 3(tiga) tahun yaitu pada usia 13 - 15 tahun.
⏩ Pendidikan Menengah, (1)Sekolah Menengah Akademis Elit. Sekolah ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang universitas papan atas nasional. (2) Sekolah Tinggi Akademik Non-elit. Sekolah ini diperuntukkan bagi siswa masuk universitas atau perguruan tinggi kurang bergengsi. (3) SMK yang menawarkan kursus dalam perdagangan, mata pelajaran teknis, pertanian, homescience, keperawatan dan perikanan. Sekitar 60% dari lulusan mereka memasuki pekerjaan penuh-waktu. (4) Korespondensi Sekolah Tinggi menawarkan berbagai bentuk pendidikan fleksibel untuk 1,6% dari siswa SMA biasanya bagi mereka yang tidak mampu menyeleasikan jenjang sekolah tinggi karena berbagai alasan. Program Evening SMA digunakan untuk memberikan pengajaran bagi siswa miskin tetapi memiliki ambisius yang tinggi untuk memperbaiki kekurangan pendidikan mereka. 
⏩ Pendidikan Tinggi, Pendidikan tinggi terdiri dari  Universitas (大学 daigaku), Akademi Teknologi (短期大学 tanki daigaku), Sekolah Tinggi Teknik (Koto-senmon-gakko), Sekolah Kejuruan (Senmon-gakko). Sedangkan Jenjang Sarjana (S1) selama 4 tahun. Khusus untuk kedokteran 6 tahun, Program Master (S2) selama 2 tahun dan Program Doktor (S3) selama 3 tahun.
b. Anggaran Pendidikan
⏩ Pembiayaan Pendidikan, Adanya pembebasan biaya  pendidikan untuk wajib belajar 9 tahun dari jenjang SD sampai SMP. Siswa SD dan SMP di Jepang tidak membayar uang SPP, dan hanya membayar biaya non SPP, seperti pembelian buku penunjang (buku wajib gratis), biaya ekskul, tour sekolah, dan lain-lain. 
2. Proses Pembelajaran
Metode Pembelajaran, Pembelajaran di Jepang menggunakan metode belajar tutor sebaya (peer learning) atau yang disebut Lesson Study (LS).
Peran Guru, Sebagai fasilitator. Ada 3 prinsip mengajar guru-guru di Jepang, yaitu Tanoshii jugyou (kelas harus menyenangkan), Wakaru ko (anak harus mengerti), dekiru ko (anak harus bisa). 
⏩ Mata Pelajaran Wajib, Sekolah di Jepang sedikit mempunyai kebebasan meramu sendiri kurikulum matapelajaran sekolah. Mata pelajaran yg distandarkan secara nasional seperti bahasa Jepang, bhs Inggris, Math, Sejarah, Sports, Penjas, Keterampilan dan Kesenian, Science,  Integrated Course, Home room. Integrated Course adalah jam khusus untuk mempelajari banyak hal dan merupakan paduan beberapa subject.  Home room adalah kegiatan aktivitas kelas, misalnya persiapan event tertentu, rekreasi kelas, pentas seni dan lain-lain. 
3. Evaluasi Pendidikan
⏩ UAN, Tidak ada ujian nasional untuk menentukan kelulusan. Penilaian kelulusan siswa SMP dan SMA tidak berdasarkan hasil final test, tapi akumulasi dari nilai ulangan harian, ekstra kurikuler, mid test dan final test.
⏩Ujian Masuk Universitas, Untuk masuk universitas, siswa lulusan SMA diharuskan mengikuti ujian masuk universitas yang berskala nasional. Ujian masuk universitas dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama secara nasional dimana soal ujian disusun oleh Ministry of Education yang terdiri dari lima pelajaran, sama seperti ujian masuk SMA. Tahap kedua, siswa harus mengikuti ujian masuk yang dilakukan masing-masing universitas, yaitu ujian masuk universitas. Skor kelulusan adalah akumulasi ujian masuk nasional dan ujian di setiap perguruan tinggi.
⏩ Rangking, Adanya sistem peringkat yang ada di dalam kelas.
⏩Sistem Kenaikan Kelas, Tidak ada ujian kenaikan kelas pada jenjang pendidikan dasar tidak, tetapi siswa yang telah menyelesaikan proses belajar di kelas satu secara otomatis akan naik ke kelas dua, demikian seterusnya. Ujian akhir juga tidak ada sehingga siswa yang telah menyelesaikan studinya di tingkat SD dapat langsung mendaftar ke SMP. Akan tetapi sekolah tetap mengadakan ulangan atau test kecil untuk tetap memacu kualitas dan kuantitas belajar. 
⏩ Sistem Penilaian, Jenjang Pendidikan Dasar : System penilaian ulangan adalah dengan menggunakan huruf A, B, dan C untuk semua mata pelajaran kecuali matematika. Untuk kelas 4 hingga kelas 6, dilakukan test IQ untuk melihat kemampuan dasar siswa. Hasil tes ini digunakan sebagai bahan acuan dalam memberikan perhatian lebih kepada siswa-siswanya terutama bagi siswa yang kemmpuannya dibawah normal. Pada tingkat SMP dan SMA, sama ada dua kali ulangan yaitu mid test dan final test. Akan tetapi tidak bersifat wajib atau pun nasional. Namun di beberapa provinsi tetap melaksanakan ujian. Final test dilaksanakan serentak selama tiga hari, dengan materi ujian yang dibuat oleh sekolah berdasarkan standar dari Educational Board di setiap provinsi. Penilaian kelulusan siswa SMP dan SMA tidak berdasarkan hasil final test, tapi akumulasi dari nilai ulangan harian, ekstra kurikuler, mid test dan final test. 

Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya - Ki Hajar Dewantara
Daftar Pustaka :
Farizan.(2015)Perbandingan Pendidikan di Indonesia, Finlandia dan Jepanghttps://www.academia.edu/12790027/Perbandingan_Pendidikan_Indonesia_Finlandia_dan_Jepang. Diakses pada 31 Mei 2020 pukul 19.49




Minggu, 31 Mei 2020

Jepang Negara yang Indah (日本は綺麗な国です)

Mei 31, 2020 0 Comments



Konnichiwa Minasan :)

Dewasa ini, Siapa yang tidak kenal dengan salah satu negara yang membuat decak kagum bagi yang mendengar serta melihatnya secara langsung. Iya, Jepang adalah Negeri yang terkenal dengan julukan dengan negeri sakura. Selain itu negara ini juga menyimpan banyak daya tarik tersendiri. Karena negara ini terkenal dengan keramahannya. Bagaimana tidak (?) iya karena jika minasan datang berkunjung ke negara tersebut tidak perlu cemas karena banyak terdapat orang jepang (Nihon Jin) yang siap menolong minasan. Negara ini terkenal dengan tata kramanya. Tak hanya itu negara ini juga memiliki berbagai macam keindahan lainnya seperti makanan, tempat wisata maupun kebudayaannya. Negeri ini memiliki 4(empat) musim yakni musim semi (haru), musim panas (natsui), musim gugur (aki) dan musim dingin (fuyu). Setiap musim memiliki keindahannya masing-masing. Namun jika minasan berkesempatan mengunjungi negara ini minasan harus tau jadwal dari setiap musim ini dan jangan sampai salah kostum, hehehe. Negara ini juga terkenal dengan banyaknya vending machine yang dapat ditemui dimana pun minasan berada di Jepang. Wow, sugoi ne!
Negara Jepang juga terkenal dengan kecanggihan teknologinya. Iya siapa yang tidak tau dengan shinkansen atau kereta peluru yang hanya dapat minasan temui di negara ini. Kereta ini memukau bagi para wisatawan yang berkeunjung ke negara ini. Shinkansen terkenal dengan kecepatannya.  Kecepatan tertingginya bisa mencapai 300 km/jam. Sugoi ne !
Negara ini juga terkenal dengan banyaknya tempat bersejarah dan atau tempat wisata. Jika minasan berkesempatan pergi ke negara ini jangan lupa berkunjung ke shibuya no eki (stasiun shibuya) karena terdapat patung anjing yang bernama hachiko yang terkenal sebagai anjing setia yang menunggu majikannya. Selain itu minasan dapat menyelusuri negara ini perlahan-lahan. Karena setiap minasan melangkahkan kaki setiap sudut prefecture Jepang menyimpan keindahan. 
Jika minasan menemui padatnya jalanan, minasan tidak perlu kaget karena orang jepang terkenal lebih senang untuk berjalan kaki. Khasiat jalan kaki ini memberikan dampak kesehatan bagi orang jepang dan membuat badan menjadi bugar. ini salah satu budaya orang jepang. Disana pun orang jepang lebih banyak menggunakan transportasi umum seperti kereta (densha), bus (ba-su). Jika berbicara tentang negara ini tidak akan ada habisnya karena menyimpan sejuta keindahan. Demikian sedikit narasi mengenai Negara Jepang. Mohon maaf jika terdapat kekeliruan dalam penulisan narasi ini. Jika minasan berkenan boleh menuliskan kritik dan saran dalam kolom komentar ya. Ja, Mata Ne Minasan :)